Konten AI di Facebook dan Instagram Bakal Diberi Tanda Khusus

Jakarta – Konten yang dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) di Instagram dan Facebook akan mendapat label khusus. Untuk mengurangi informasi palsu yang disebabkan oleh keberadaan AI.

Diluncurkan oleh Techradar pada Rabu (2 Juli 2024), Facebook dan Instagram kini akan menandai konten yang dibuat oleh Imagine AI dengan watermark, dan juga berlaku untuk gambar dari sumber pihak ketiga seperti OpenAI, Google, dan Midjourney.

Sayangnya belum diketahui secara pasti bentuk branding apa yang akan disematkan pada konten AI tersebut saat peluncurannya, namun menurut pengumumannya, Meta masa uji coba ini akan memberikan “informasi AI” di samping konten tersebut.

Selain sinyal yang terlihat, perusahaan Mark Zuckerberg juga mengatakan sedang mengembangkan alat untuk mengidentifikasi sinyal yang terlihat dalam gambar dari generator pihak ketiga.

Tujuannya adalah untuk menyertakan tag unik yang tidak dapat diedit dengan editor Meta, misalnya platform lain. Berencana untuk melakukan hal yang sama. dan ingin sistem memvalidasi metadata yang diberi tag

Meta mengakui, saat ini belum ada cara untuk mendeteksi audio dan video yang dihasilkan AI dengan gambar aslinya. Namun, karena teknologinya belum tersedia, mereka mengatakan industri sedang berupaya untuk mencapai kemampuan tersebut.

Belum diketahui kapan fitur penandaan konten AI ini akan diluncurkan ke seluruh pengguna Instagram dan Facebook, karena Meta belum membeberkan detailnya.

Cyber University Sukses Gelar Seminar Optimizing AI for Business Technology

Ijcomstart, DEPOK – Universitas Siber Indonesia atau biasa dikenal dengan Cyber ​​University meraih kesuksesan luar biasa dalam menyelenggarakan lokakarya pelatihan siber bertajuk “Optimalisasi AI untuk Teknologi Bisnis”. Ajang bergengsi ini digelar pada Selasa (30/1) di gedung baru lantai 2, Aula Fakultas Informatika Universitas Indonesia, Depok, dan menjadi pusat perhatian dunia pendidikan dan teknologi.

Dalam seminar ini, Kompol Dr. teknologi bisnis.

Kehadiran dua pembicara hebat, Florence Hadeli, OSC & AI Program Manager PT Orbit Ventura Indonesia dan Rizki Hesananda, Data Specialist, semakin memperkaya pemahaman peserta mengenai optimalisasi AI dalam dunia bisnis.

Dalam sambutan pembukaannya, Rektor Cyber ​​University Gunavan Vityaksono menyampaikan salam hangat kepada para peserta baik guru maupun siswa SMA/SMK/SMK. Beliau mengapresiasi antusiasme peserta seminar dan menyampaikan harapannya agar seminar ini menjadi wadah bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Seminar ini merupakan wadah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para peserta,” ujarnya.

Mengenai hal ini, Dicky Haryanto, Rektor Kampus Cyber ​​University, menjelaskan keberhasilan Cyber ​​University dalam menciptakan program beasiswa yang hebat. Salah satu program yang diperkenalkan adalah Beasiswa Pintar, yaitu sebuah bentuk pengakuan bagi siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang berprestasi di kelas atau program studi di sekolahnya dengan nilai 1-10.

“Program ini tersedia melalui undangan dari cyber university, yang menawarkan kesempatan pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi,” ujarnya.

Dikatakannya, seminar bertajuk “Optimizing AI for Business Technologies” di Cyber ​​University ini tidak hanya melahirkan ide-ide baru, namun juga komitmen universitas dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas melalui program-program besar seperti Smart Scholarship, Highlighted Bright Scholarship dan Digital Scholarship. .